tugas ibd minggu ke 10

Standard

Manusia dan kegelisahan.

Kegelisahan adalah suatu keadaan orang yang tidak tentram hatinya, selalu merasa khawatir, tidak tenang, tidak sabar, cemas, dsb.

Kegelisahan timbul karena seseorang atau individu takut akan kehilangan hak-haknya. Misalnya Ada berita PHK pada suatu perusahaan, tentu akan membuat sejumlah para pekerja perusahaan gelisah, karena takut kehilangan haknya, yaitu mendapat pekerjaan demi memperoleh upah.

Menurut Sigmund Freud, ada tiga macam kecemasan yang diderita manusia, yaitu

  1. Kecemasan obyektif atau kecemasan tentang kenyataan , yaitu pengalaman perasaan sebagai akibat pengamatan atau suatu bahaya dalam dunia luar. Jadi kecemasan ini diakibatkan karena seseorang  pernah mengalami suatu hal yang menakutkan hatinya, sehingga seseorang tersebut menjadi trauma karena hal tersebut. Misalnya seorang nenek jatuh dari motor saat dibonceng,yang mengakibatkan trauma kepada nenek sehingga ia tidak mau lagi naik motor atau takut naik motor.
  2. Kecemasan neorotis atau kecemasan syaraf, yang terbagi lagi menjadi tiga:
  1. Kecemasan yang timbul karena penyesuaian diri dengan lingkungan. Kecemasan ini timbul karena bayangannya sendiri yang menguasai egonya.

Misalnya Budi mengendarai sepeda motor, padahal ia belum memiliki SIM. Di perempatan jalan ia melihat seorang polisi sedang mengatur lalu-lintas. Tiba-tiba Budi cemas karena takut ditilang, padahal polisi hanya mengatur lalu-lintas.

  1. Bentuk ketakutan yang tegang dan irasional atau phobia. Phobia adalah intensitas ketakutan melebihi porsi yang sebenarnya dari obyek yang ditakutkannya.

Misalnya sesorang takut melihat balon karena semasa kecil pernah mengalami hal-ha menakutkan yang diakibatkan oleh balon.

  1. Rasa takut lain ialah rasa gugup, gagap dan sebagainya.

Misalnya orang yang tidak biasa tampil di hadapan orang banyak, akan merasa cemas bila diminta untuk membawakan sebuah sambutan untuk para hadirin.

  1. Kecemasan moril merupakan kecemasan yang diakibatkan karena memiliki berbagai macam emosi seperti : iri, benci, dendam, dengki, marah, gelisah, cinta, rasa kurang, dsb yang sebab-sebabnya kurang dapat dipahami, yang menimbulkan kekhawatiran.

Misalnya Andi merasa kurang sepadan dengan kawan-kawannya karena ia jalan kaki bila bersekolah, tetapi kawan-kawannya bersepeda. Andi merasa tersisihkan dan dia merasa cemas akan hal itu.

Untuk mengatasi kegelisahan tentu dimulai dari diri sendiri yang senantiasa tenang, karena di dalam ketenangan akan timbul pikiran yang jernih sehingga mampu memecahkan kegelisahan tersebut.



Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s